Content

Jangan Engkau Makan Bulan Kami


Gambar ilustrasi oleh Raya, diwarnai oleh Nara.
TADI malam kita menyaksikan bulan purnama. Bulan tampak bulat sempurna. Kadang-kadang ia tertutup awan. Beberapa waktu kemudian awan bergeser dan bulan terlihat utuh lagi. Di bagian langit yang lain kita melihat bintang-bintang.

Bintang-bintang terlihat sangat kecil dibandingkan bulan. Sebenarnya mana yang lebih besar? Bulan atau bintang?

Bintang-bintang jauh lebih besar dibandingkan bulan, tetapi ia tampak sangat kecil karena jaraknya jauh sekali dari bumi. Segala sesuatu yang jauh jaraknya dari kita pasti akan terlihat kecil dibandingkan ukuran sebenarnya.

Dulu pada masa kecil di Semarang, saya suka memandang laut dari tempat yang tinggi. Dari tempat ini, kapal-kapal terlihat menakjubkan. Mereka tampak kecil-kecil seperti kapal mainan.

Para pelukis menyadari hal ini. Untuk melukiskan sesuatu yang jaraknya jauh, mereka akan melukis benda itu dalam ukuran kecil. Untuk melukiskan sesuatu yang jaraknya dekat, mereka akan menggambarnya dalam ukuran besar.

Perhatikan foto di bawah ini. Pohon-pohon berjajar di kiri dan kanan jalan. Pohon yang berada di tempat jauh terlihat kecil. Pohon yang paling dekat tampak paling besar. Apakah mereka seperti yang tampak dalam penglihatan kita? Apakah sebetulnya pohon-pohon itu kira-kira sama tingginya?


Pohon-pohon yang jauh terlihat kecil.
Seperti itu juga tentang bulan dan bintang yang kita lihat. Bintang-bintang tampak sangat kecil karena jarak mereka jauh sekali dari bumi. Bulan jauh lebih dekat. Bulan selalu beredar mengelilingi bumi dan mengikuti perjalanan bumi mengelilingi matahari. Karena itu bulan disebut satelit bumi.

Pada waktu-waktu tertentu, kita bisa melihat gerhana bulan. Pada saat terjadi gerhana, bulan yang semula bentuknya bulat utuh pelan-pelan akan makin berkurang. Ia terlihat seperti biskuit yang lama-lama habis karena ada yang menggerogoti.

Gerhana bulan menurut orang zaman dulu

Orang-orang zaman dulu menjelaskan gerhana bulan dengan mengarang cerita. Mereka tidak memahami bagaimana gerhana bulan terjadi. Menurut mereka, gerhana bulan terjadi karena ada raksasa jahat yang menelan bulan.

Jika sampai raksasa itu berhasil menelan bulan, keadaan di bumi akan kurang menyenangkan. Malam hari akan menjadi gelap gulita. Maka, raksasa itu tidak boleh dibiarkan menelan bulan. Orang-orang di bumi sibuk melakukan segala sesuatu untuk menggagalkan tindakan jahat raksasa itu. 

Di Jawa orang-orang sibuk menabuh panci, wajan, kentongan, dan apa saja yang bisa ditabuh untuk membuat bunyi-bunyian. Mereka percaya raksasa itu takut pada bunyi-bunyian yang berisik. Lalu dia akan memuntahkan kembali bulan yang dia telan.

Gerhana bulan menurut ilmu pengetahuan

Menurut hasil pengamatan para ilmuwan, gerhana bulan terjadi karena bulan bergerak memasuki bayang-bayang bumi. Jadi, matahari, bumi, dan bulan berada  dalam satu garis lurus. Bumi berada di tengah-tengah, di antara matahari dan bulan. Ini menyebabkan bulan tidak mendapatkan cahaya matahari.

Bulan sebenarnya tidak memiliki cahaya sendiri. Tetapi dalam pandangan kita di bumi, bulan tampak seperti lampu yang memancarkan cahaya terang di langit. Bulan terlihat bercahaya karena ia memantulkan cahaya matahari.

Bagaimana dengan gerhana matahari?

Gerhana matahari terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus. Kali ini bulan berada di tengah-tengah, di antara matahari dan bumi. Ia menutupi matahari dari pandangan kita yang berada di bumi. Karena matahari adalah benda yang bersinar terang, pada waktu terjadi gerhana, kita bisa melihat lingkaran cahayanya di sekeliling lingkaran bulan. Bentuknya seperti cincin cahaya. Indah sekali.
Formasi gerhana matahari dan gerhana bulan
Jadi, gerhana bulan maupun gerhana matahari adalah gejala alam biasa. Ia terjadi bukan karena ada raksasa atau makhluk gaib yang hendak menelan bulan atau matahari.***

Beberapa pertanyaan sebagai latihan:
  1. Mengapa bintang-bintang tampak sangat kecil?
  2. Mengapa bulan terlihat lebih besar dibandingkan bintang-bintang?
  3. Mengapa bulan disebut satelit bumi?
  4. Bagaimana orang-orang zaman dulu menjelaskan terjadinya gerhana bulan?
  5. Untuk apa orang-orang menabuh peralatan dapur dan benda-benda pada saat terjadi gerhana?
  6. Mengapa manusia zaman dulu senang mengarang makhluk-makhluk gaib?
  7. Matahari—bumi—bulan berada dalam satu garis lurus, atau bumi berada di tengah matahari dan bulan, akan terjadi gerhana apa?
  8. Matahari—bulan—bumi dalam satu garis lurus, atau bulan berada di tengah matahari dan bumi, akan terjadi gerhana apa?



0 comments:

Post a Comment

Mungkin Anda Belum Baca